Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Besar bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Aceh Besar telah sukses menyelenggarakan dan menutup rangkaian kegiatan Seleksi Duta Pelajar Sadar Hukum tingkat SMP sederajat se-Kabupaten Aceh Besar tahun 2025.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 17-18 Desember 2025, bertempat di Aula Hotel Permata Hati ini mencatatkan sejarah sebagai seleksi tingkat SMP pertama yang dilaksanakan di Provinsi Aceh. Kegiatan ini secara resmi ditutup oleh Kepala Kejaksaan Negeri Aceh Besar, Jemmy Novian Tirayudi, S.H., M.H., M.Si., pada Kamis, 18 Desember 2025. Turut hadir dalam acara penutupan tersebut Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Aceh Besar, Dr. Agus Jumadi, S.Pd, M.Pd., Kalaksa BPBD Aceh Besar, Ridwan Jamil, S.Sos., Kepala Seksi Intelijen Kejari Aceh Besar, Filman Ramadhan, S.H., M.H., serta jajaran terkait lainnya.
Setelah melalui tahap seleksi ujian tertulis pada hari pertama, babak final dilaksanakan dengan sistem Lomba Cerdas Cermat yang diikuti oleh 25 pasang perwakilan sekolah dengan nilai ujian tertulis tertinggi. Berdasarkan penilaian dewan juri, berikut adalah daftar pemenang Duta Pelajar Sadar Hukum tingkat SMP Se-Kabupaten Aceh Besar tahun 2025:
1. Juara 1: SMP IT Nurul Fikri
2. Juara 2: SMP IT Al Farabi
3. Juara 3: SMP Islam Al Falah Abu Lam U
4. Harapan 1: SMP 1 Simpang Tiga
5. Harapan 2: SMP1 Kuta Cot Glie
Selain agenda kompetisi, momen istimewa terjadi saat Kepala Kejaksaan Negeri Aceh Besar menyerahkan secara simbolis Donasi Kemanusiaan untuk Korban Bencana Alam kepada Kalaksa BPBD Aceh Besar. Hal ini menunjukkan sisi humanis institusi Kejaksaan di tengah upaya peningkatan kesadaran hukum masyarakat.
Kajari Aceh Besar, Jemmy Novian Tirayudi, dalam sambutan penutupnya menyampaikan rasa bangga atas antusiasme para peserta yang telah berpartisipasi dan berharap para pemenang dapat menjadi Agen Perubahan yang efektif dalam menyebarkan nilai-nilai hukum di lingkungan sekolah masing-masing.
Kegiatan ini adalah inovasi strategis dan pelopor di Provinsi Aceh. Kami berkomitmen untuk terus menjadikan Aceh Besar sebagai role model dalam menanamkan kesadaran hukum sejak dini, menciptakan generasi baru yang taat hukum dan menjauhi tindakan melanggar hukum," tegasnya.
Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Besar bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Aceh Besar telah sukses menyelenggarakan dan menutup rangkaian kegiatan Seleksi Duta Pelajar Sadar Hukum tingkat SMP sederajat se-Kabupaten Aceh Besar tahun 2025.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 17-18 Desember 2025, bertempat di Aula Hotel Permata Hati ini mencatatkan sejarah sebagai seleksi tingkat SMP pertama yang dilaksanakan di Provinsi Aceh. Kegiatan ini secara resmi ditutup oleh Kepala Kejaksaan Negeri Aceh Besar, Jemmy Novian Tirayudi, S.H., M.H., M.Si., pada Kamis, 18 Desember 2025. Turut hadir dalam acara penutupan tersebut Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Aceh Besar, Dr. Agus Jumadi, S.Pd, M.Pd., Kalaksa BPBD Aceh Besar, Ridwan Jamil, S.Sos., Kepala Seksi Intelijen Kejari Aceh Besar, Filman Ramadhan, S.H., M.H., serta jajaran terkait lainnya.
Setelah melalui tahap seleksi ujian tertulis pada hari pertama, babak final dilaksanakan dengan sistem Lomba Cerdas Cermat yang diikuti oleh 25 pasang perwakilan sekolah dengan nilai ujian tertulis tertinggi. Berdasarkan penilaian dewan juri, berikut adalah daftar pemenang Duta Pelajar Sadar Hukum tingkat SMP Se-Kabupaten Aceh Besar tahun 2025:
1. Juara 1: SMP IT Nurul Fikri
2. Juara 2: SMP IT Al Farabi
3. Juara 3: SMP Islam Al Falah Abu Lam U
4. Harapan 1: SMP 1 Simpang Tiga
5. Harapan 2: SMP1 Kuta Cot Glie
Selain agenda kompetisi, momen istimewa terjadi saat Kepala Kejaksaan Negeri Aceh Besar menyerahkan secara simbolis Donasi Kemanusiaan untuk Korban Bencana Alam kepada Kalaksa BPBD Aceh Besar. Hal ini menunjukkan sisi humanis institusi Kejaksaan di tengah upaya peningkatan kesadaran hukum masyarakat.
Kajari Aceh Besar, Jemmy Novian Tirayudi, dalam sambutan penutupnya menyampaikan rasa bangga atas antusiasme para peserta yang telah berpartisipasi dan berharap para pemenang dapat menjadi Agen Perubahan yang efektif dalam menyebarkan nilai-nilai hukum di lingkungan sekolah masing-masing.
Kegiatan ini adalah inovasi strategis dan pelopor di Provinsi Aceh. Kami berkomitmen untuk terus menjadikan Aceh Besar sebagai role model dalam menanamkan kesadaran hukum sejak dini, menciptakan generasi baru yang taat hukum dan menjauhi tindakan melanggar hukum," tegasnya.